Showing posts with label Anak. Show all posts
Showing posts with label Anak. Show all posts

Friday, April 23, 2010

Bahaya Kesehatan, Anak Jangan Pakai Ponsel Sebelum 12 Tahun

Bahaya Kesehatan, Anak Jangan Pakai

Ponsel Sebelum 12 Tahun

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: dailymail)

London, Telepon genggam alias ponsel memang sudah menjadi kebutuhan yang sulit dipisahkan. Tak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak pun kini banyak yang dibekali ponsel. Tapi para ahli mengingatkan, jangan pernah biarkan anak-anak menggunakan ponsel sebelum berusia 12 tahun.


Bahkan menurut fisikawan dan ahli di bidang radiasi, anak usia remaja pun sebaiknya hanya menggunakan ponsel untuk mengirim pesan singkat (SMS) saja, bukan untuk berbicara atau melakukan panggilan.

"Anak bukanlah orang dewasa yang bertubuh kecil, mereka tak seharusnya menggunakan ponsel sebelum usia 12 tahun," ujar Profesor Lawrie Challis, mantan kepala Mobile Telecommunications and Health Research programme (MTHR) seperti dilansir dari Dailymail, Sabtu (24/4/2010).

Profesor Challis mengatakan, hal tersebut memang masuk akal, karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih berkembang dan kita tahu bahwa mereka lebih sensitif terhadap hal-hal lain, seperti ultra-violet dari sinar matahari.

Sayangnya, banyak orangtua yang merasa tenang jika membekali anaknya ke sekolah dengan ponsel karena bisa memantau anak dengan mudah.

Tapi bagi Profesor Challis, alasan-alasan tersebut bukanlah ide yang baik. Kecuali jika memang ada alasan keamanan tertentu yang harus dilakukan.

Rekomendasi ini datang dari MTHR, dimana Profesor Challis masih menjadi anggota, yang meluncurkan hasil penelitian mereka selama 30 tahun tentang risiko penggunaan ponsel terhadap 250.000 warga Eropa, 100.000 warga Inggris termasuk partisipan anak-anak.

Peneliti mendata jumlah panggilan pada masing-masing ponsel partisipan dan membandingkannya dengan catatan kesehatan, untuk menentukan apakah ponsel memicu atau memperburuk kanker, termasuk kanker telinga, kulit dan otak.

Studi ini juga melihat apakah ponsel meningkatkan kemungkinan penyakit saraf seperti Alzheimer, Parkinson dan multiple sklerosis, stroke dan penyakit jantung, serta kondisi yang kurang serius seperti sakit kepala dan gangguan tidur.

Hasilnya, mereka yang berusia di bawah usia 12 tahun, yang memang dibekali ponsel oleh orang tuanya, paling rentan terhadap semua dampak negatif dari penggunaan ponsel.

Dan menurut para peneliti dari Imperial College London, hasil ini memang akan mengejutkan banyak orangtua. Tapi jika keadaannya mendesak dan anak-anak memang tidak bisa tanpa dibekali ponsel, pilihanya adalah dengan membekali anak ponsel beserta handset yang memang dirancang untuk anak.

"Jika orangtua khawatir, mereka dapat memantau anak-anak cukup dengan melakukan panggilan singkat, atau menggunakan perangkat hands-free," ujar John Cooke, direktur eksekutif Mobile Operators Association.

Menurutnya, orangtua harus bisa menimbang-nimbang antara manfaat jaminan nyata yang diberikan oleh teknologi ini terhadap kemungkinan efek kesehatan masa depan yang tidak diketahui.

Friday, March 26, 2010

Anak Hobi Makan Kapas

Anak Hobi Makan Kapas

Anak Bogor Hobi Makan Kapas sampai Bra

VIVAnews – Siang tadi, bocah bernama Agus Nata Prawira (1,5 tahun) duduk di atas kasus kusut di rumahnya. Pergelangan tangan anak yang tinggal di Kampung Sawah, RT 13/4, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, penuh dengan kapuk.

Awalnya, orang pikir dia tengah bermain kapuk yang berasal dari kasur yang di salah satu bagiannya sobek. Lama-lama orang akan kaget dibuatnya. Ternyata kapas yang baru diambil dari kasur, langsung dia masukkan ke mulut dan mengunyahnya.

Yang membuat heboh, dia tidak sekedar menyunyah, melainkan langsung menelan kapuk. Kebiasaan itu sudah dia lakukan sejak usia lima bulan. Itu sebabnya, warga sekitar kemudian menjuluki dia bocah pemakan kapas.

Lain lagi yang dilakukan oleh kakak dari Agus yang bernama Aidul Jabar Pas, 9 tahun. Kalau Agus suka kapas, Jabar hobi makan krikil.

Yang paling menarik adalah jenis kunyahan yang dilakukan oleh Zaenal Sabda, anak kedua dari tiga bersaudara ini. Bocah berusia 6 tahun itu paling gemar mengunyah bra dan celana dalam.

Tentu saja warga sekitar sangat heran dengan kebiasaan anak dari Salma, 29 tahun. Lalu Salma bercerita soal kebiasaan anak-anaknya itu, terutama si Agus.

“Awal mulanya, semua jenis rokok, korek api yang berbentuk pentul dimakan. Tidak lama kemudian memakan kapas,” katanya.

Hampir semua kapuk dari bantal kecil di rumah Salma disobeknya dan sebagian isinya dimakan setiap hari.

“Akibatnya, saya tidak punya bantal dan kasur untuk tidur,” kata dia.

Salma mengaku tidak bisa menghentikan kebiasaan Agus dan kedua anak lainnya.

Uniknya bocah-bocah ini sangat jarang terserang penyakit, walaupun kesukaannya memakan makanan yang tentu saja bukan makanan pokok manusia itu. Justru, kalau tidak makan kapuk selama empat hari, Agus jatuh sakit.

Sebenarnya dokter sudah melarang kebiasaan Agus memakan kapuk karena bisa mengakibatkan sakit. Tapi, hampir tiap hari, dia tetap saja memakannya.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...