Showing posts with label Cyberlife. Show all posts
Showing posts with label Cyberlife. Show all posts

Tuesday, August 3, 2010

Twitter Selamatkan Nyawa Pembalap Sepeda

Twitter Selamatkan Nyawa Pembalap Sepeda

Febrina Ayu Scottiati - detikinet


Twitter (Ist)

Jakarta - Situs mikroblogging Twitter kembali disebut sebagai penyelamat. Itulah yang dialami Leigh Fazzina, warga Philadelphia, Amerika Serikat (AS), saat sedang asyik mengikuti balap sepeda di pegunungan Connecticut, AS.

Fazzina yang sempat terpisah dengan rombongan, mengayuh sepeda di daerah yang cukup curam dan menabrak akar pohon yang membuatnya tersungkur keras di atas tanah.

Sadar bahwa dirinya sendirian di hutan, Fazzina yang tak bisa bergerak itu berusaha berteriak untuk minta tolong namun tak ada seorang pun yang mendengar. Ia kemudian meraih ponsel untuk menelepon sepupunya namun
tidak bisa terhubung. Sempat putus asa, perempuan berusia 36 tahun itu mencoba meminta pertolongan melalui Twitter.

"Saya mengalami luka serius dan PERLU PERTOLONGAN. Dapatkah seseorang menghubungi Winding Trails (penyelenggara balap sepeda-red) di Farmington, CT. Katakan kepada mereka aku terkena musibah di hutan," tulis Fazzina.

Saat itu juga, sontak hampir semua folower yang belum pernah bertemu dengannya langsung meminta pertolongan.

Dikutip detikINET dari USA Today, Rabu (4/8/2010), beberapa menit setelah Fazzina menuliskan tweet itu, tim penolong akhirnya tiba di lokasi.

"Jika Anda berada di wilayah pinggir jaringan nirkabel, Anda akan memiliki
jangkauan yang cukup untuk mengirimkan pesan teks namun tidak untuk membuat
panggilan," tutur David Redi dari CTIA-Asosiasi Wireless memberikan penjelasan.

Fazzina mengalami luka-luka cukup serius meski tidak sampai patah tulang. Namun nampaknya Fazzina tak kapok mengayuh sepeda. Rencananya setelah pulih, dia kembali menekuni hobinya itu.

Wednesday, March 24, 2010

Deretan Kampus Top Jadi Korban Jual Beli Ijazah Palsu

Deretan Kampus Top Jadi Korban Jual Beli Ijazah Palsu

Ardhi Suryadhi - detikinet

Ijazah Palsu (Ist.)
Jakarta - Pelaku yang menjalankan jual beli ijazah palsu via internet tak tanggung-tanggung dalam menjalankan roda bisnisnya. Sederet kampus top Tanah Air turut menjadi korban untuk didompleng namanya. Kampus mana saja?

Dari pengamatan detikINET, Rabu (24/3/2010), dari situs yang bernaung di hosting gratisan itu, terdapat daftar kampus yang bisa digunakan namanya dalam ijazah abal-abal yang mau dibuat.

'Hebatnya', kampus yang ditawarkan pelaku merupakan nama-nama beken baik negeri maupun swasta. Mulai dari Universitas Indonesia, Gadjah Mada, ITB, Atmajaya, Pancasila, Binus dan masih banyak lagi.

Nah, pilihan dari kampus ini nantinya akan berpengaruh terhadap tarif yang dikenakan kepada si pemesan nantinya. Semakin beken nama kampus, tentu bakal semakin mahal biaya pembuatannya.

Berikut daftar kampus yang dicatut namanya:
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Islam Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Gunadarma
  • Universitas Tarumanegara
  • Universitas Atmajaya
  • Universitas Bina Nusantara
  • Institut Pertanian Bogor
  • Universitas Pancasila
  • Universitas Budi Luhur
  • Universitas Negeri Jakarta
  • Universitas Nasional
  • Universitas Borobudur
  • Universitas Sahid
  • Universitas Muhammadiyah
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Ilmu Komputer
  • Universitas Terbuka
  • Universitas Moestopo
  • Universitas Kristen Indonesia
  • Bina Sarana Informatika
  • Akadami Bahasa Asing
  • Akadami Pariwisata Indonesia
  • ASMI
  • UPN VETERAN
  • UKRIDA
  • ISTN
  • STIE PERBANAS
  • STIE SUKABUMI
  • STIE YPKP
  • YAI
  • STIMIK SWADHARMA
  • Institut Teknologi Serpong
  • LIA
  • TOEFL


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...