Showing posts with label obat herbal. Show all posts
Showing posts with label obat herbal. Show all posts

Friday, May 7, 2010

Brokoli Cegah dan Obati Kanker Payudara

Brokoli Cegah dan Obati Kanker

Payudara

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: Dailymail)

Michigan, Berbagai cara ditempuh untuk dapat mencegah dan mengobati salah satu penyakit yang paling ditakuti wanita yaitu kanker payudara. Anda mungkin bisa menambahkan brokoli sebagai menu harian, karena brokoli efektif cegah dan obati kanker.


Sebuah penelitian menemukan bahwa sayur hijau ini bisa menjadi kunci dalam mencegah dan bahkan mengobati kanker payudara.

Para ilmuwan menemukan senyawa kimia dalam brokoli yang dapat membunuh sel-sel bahan bakar pertumbuhan tumor. Brokoli mengandung banyak sulforaphane yang dapat membunuh sel kanker dan mencegah penyakit ganas ini berkembang atau menyebar.

"Sulforaphane telah dipelajari sebelumnya, namun penelitian ini menunjukkan bahwa sulforaphane bermanfaat dalam menghambat sel induk kanker," ujar Professor Duxin Sun, penulis studi dari Universitas Michigan Comprehensive Cancer Centre, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (7/5/2010).

Menurut Prof Sun, ini merupakan pengetahuan baru yang menunjukkan potensi sulforaphane atau ekstrak brokoli untuk mencegah dan mengobati kanker dengan menargetkan sel-sel induk kanker kritis.

Sebuah laporan mengenai temuan ini diterbitkan dalam jurnal Cancer Clinical Research. Para ahli percaya bahwa menghilangkan sel induk kanker sangat penting untuk dapat mengendalikan pertumbuhan tumor ganas ini.

Para peneliti awalnya menguji senyawa kimia ini pada tikus, kemudian diuji dengan kultur sel kompleks kanker payudara pada manusia di laboratorium. Mereka menemukan hasil yang sama.

Hasilnya menunjukkan penurunan populasi sel induk kanker setelah perlakuan dengan sulforaphane, dengan efek kecil pada sel-sel normal. Selain itu, sel kanker yang diperlakukan dengan bahan kimia itu tidak dapat menghasilkan tumor baru.

Karena pekerjaan mereka belum diuji pada pasien, mereka menyarankan orang-orang menambahkan suplemen sulforaphane pada menu harian mereka, untuk mengantisipasi mencegah atau mengobati kanker.

Rasa pahit yang khas dari brokoli, membuatnya banyak tidak disukai orang, termasuk mantan presiden Amerika Serikat George W. Bush. Tapi efek kesehatannya secara luas telah diakui, yang menunjukkan bahwa zat kimia dalam sayuran ini meningkatkan perbaikan DNA dalam sel.

Bukti lain menunjukkan bahwa brokoli dapat menjaga arteri tetap sehat dan dapat membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh diabetes pada pembuluh darah jantung.

Hal ini karena brokoli tinggi kandungan vitamin C dan serat, dan satu tangkai saja dapat menyediakan hampir dua kali lipat asupan vitamin K harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa.

Friday, April 30, 2010

Bunga Putih untuk Obat Kanker

Bunga Putih untuk Obat Kanker

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Gypsophila Paniculata (Foto: Telegraph)
Jakarta, Bunga putih atau bunga Baby's Breath yang indah biasanya hanya dijumpai di toko bunga. Tapi penelitian terbaru menemukan khasiat lain di balik keindahan bunga ini, yaitu sebagai obat kanker.


Para ahli mengatakan ekstrak bunga yang nama ilmiahnya Gypsophila Paniculata ini, dapat meningkatkan efisiensi obat anti-kanker hingga 1 juta kali lipat.

Mereka menemukan molekul yang disebut saponin dari ekstrak bunga putih yang merupakan bunga asli Eropa Timur. Molekul inilah yang dapat memecah membran sel kanker.

Molekul saponin membuat obat yang berbasis antibodi atau yang dikenal dengan immunotoxin lebih mudah untuk dapat menyerang sel kanker.

Alhasil, immunotherapy yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis leukemia (kanker darah) dan limfoma (kanker limfosit) meningkat hingga lebih dari satu juta kali lipat.

Penemuan ini telah dilakukan oleh para ilmuwan yang bekerja untuk badan amal Leukaemia Busters, yang berbasis di Southampton, Hants. Dan penelitian diperbaharui di Simon Flavell Leukaemia Research Laboratory di Southampton General Hospital.

Badan amal ini dikelola oleh Dr David dan Bee Flavell, yang putranya Simon Flavell meninggal pada tahun 1990 karena kanker darah yang tak tersembuhkan ketika usianya masih 10 tahun.

"Saya biasanya sangat berhati-hati dengan apa yang saya ucapkan terutama menyangkut hal seperti ini. Tetapi penemuan ini benar-benar dapat merevolusi cara kerja obat yang berbasis antibodi, dan akan menyelamatkan nyawa," ujar Dr David Flavell, seperti dilansir dari Telegraph, Jumat (30/4/2010).

Menurut Dr David, ektrak bunga putih ini tidak hanya dapat berlaku untuk leukemia, ada kemungkinan besar obat ini juga dapat digunakan untuk berbagai jenis kanker.

Terobosan ini adalah hasil penelitian 12 bulan dan pengujian yang bekerjasama dengan para ilmuwan berbasis di ibukota Jerman, Berlin.

"Kami masih perlu melakukan kerja berbasis laboratorium untuk lebih mengembangkan penemuan menjadi pengobatan praktis dan aman bagi pasien. Dan uang adalah kunci untuk mencapai semua ini," kata Dr Flavell.

Ilmuwan dan dokter di Leukaemia Busters telah bekerja tanpa lelah siang dan malam selama bertahun-tahun, dan mereka hanya mengandalkan kemurahan hati serta sumbangan donatur untuk mendanai penelitian ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...