Showing posts with label Tips Sehat. Show all posts
Showing posts with label Tips Sehat. Show all posts

Sunday, August 8, 2010

Tips Agar Tas Punggung Tidak Menyiksa Anak Sekolah

Tips Agar Tas Punggung Tidak Menyiksa Anak Sekolah

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

img
Ilustrasi (dok: thinkstock)
Jakarta, Dibanding jenis tas yang lain, ransel paling banyak digunakan untuk sekolah. Meski praktis, sebaiknya orang tua memperhatikan beberapa hal agar penggunaan tas ini tidak menyebabkan masalah bagi punggung si anak.

Kelebihan ransel dibandingkan model tas yang lain terletak pada 2 tali yang didesain untuk mendistribusikan beban di pundak dengan lebih merata. Karena ditopang juga oleh punggung dan otot-otot di sekitarnya, tas ini dapat membuat pemakainya tidak cepat merasa lelah.

Namun jika tidak digunakan dengan cara yang benar, tas ini juga bisa menyebabkan cedera otot, tulang punggung maupun persendian. Dalam jangka panjang, pertumbuhan anak bisa mengalami gangguan yang berdampak pada perubahan postur tubuh.

Untuk mencegah munculnya berbagai masalah tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan tas ransel, dikutip dari Healthday, Minggu (9/8/2010).

Pilih yang bertali lebar dan empuk
Dengan beban yang sama, tali yang lebih lebar akan memberikan tekanan yang lebih kecil pada bahu sehingga lebih nyaman. Hindari tali yang terlalu kecil jika ransel hendak diisi buku dalam jumlah banyak karena akan menyebabkan nyeri di pundak.

Bantalan empuk juga bisa meningkatkan kenyamanan di bagian pundak. Sementara di punggung, fungsi bantalan bukan hanya untuk meningkatkan kenyamanan tetapi juga melindungi anak dari kemungkinan tertusuk ujung pensil atau penggaris yang ada di dalam ransel.

Pilih ukuran yang sesuai
Selain tidak enak dilihat, ukuran ransel yang terlalu besar bisa membuat anak tidak leluasa bergerak. Apabila hanya digunakan untuk membawa perlengkapan sekolah dan bukan perlengkapan berkemah, ukuran ransel sebaiknya tidak lebih dari 3/4 tinggi badan si anak.

Susun isi ransel berdasarkan beratnya
Agar tidak menyebabkan punggung cepat lelah, isi ransel harus disusun dengan benar. Buku atau barang bawaan yang bobotnya paling berat sebaiknya diletakkan paling mendekati punggung agar mendapat tumpuan paling kuat.

Secara keseluruhan, berat ransel dan isinya tidak boleh melebihi 15 persen dari berat badan si anak yang akan membawanya. Jika anak sampai harus membungkuk, itu menandakan bahwa isi ransel terlalu berat.

Sesuaikan kekencangan tali

Tidak ada ketentuan seberapa kuat tali ransel harus dikencangkan, yang penting sesuaikan hingga dirasakan paling nyaman. Terlalu longgar maupun terlalu kencang akan terasa tidak nyaman dan berdampak pada distribusi beban yang tidak merata pada otot-otot yang menyokongnya.

Jika dilengkapi dengan tali pinggang, kencangkan secukupnya hingga terasa nyaman agar posisi ransel di punggung menjadi lebih stabil. Beban di punggung akan disokong dengan lebih sempurna oleh tubuh ketika tali tersebut dikenakan.

Monday, May 31, 2010

Tips Memilih Makanan Bagi Ibu Hamil

Ibu Hamil Dianjurkan Makan Banyak Ikan

Vera Farah Bararah - detikHealth

img
(Foto: telegraph)

London, Ahli gizi menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi banyak ikan untuk mengurangi risiko gangguan otak pada anaknya kelak. Ibu hamil harus mengonsumsi setidaknya tiga porsi (400 gram) ikan dalam seminggu.


Ahli gizi mencemaskan nasihat yang beredar selama ini yang membatasi konsumsi ikan tak lebih dari dua porsi dalam seminggu pada ibu hamil. Para ahli menduga hal inilah yang menyebabkan peningkatan gangguan otak pada anak.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 atau dikenal dengan asam docosaheksanoat (DHA) yang ditemukan pada ikan, sangat penting bagi otak agar bisa berfungsi dengan baik.

Selama ini konsumsi ikan pada ibu hamil dan anak-anak masih terbatas, hal ini disebabkan adanya kekhawatiran mengenai kontaminasi dioksin dan juga metil merkuri pada ikan yang nantinya bisa berpotensi bahaya.

"Meski demikian, manfaat minyak ikan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan risiko lainnya," ujar Profesor Jack Winkler, direktur Nutrition Policy Unit di London Metropolitan University dalam acara konferensi Royal Society of Medicine di London, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (31/5/2010).

Sebuah studi yang diterbitkan dalam majalah Lancet di tahun 2007 menunjukkan hampir 12.000 perempuan hamil menunjukkan konsumsi makanan lautnya kurang dari 340 gram (setara dengan dua setengah porsi) dalam seminggu.

Kondisi ini membuat anak-anak berisiko lebih besar memiliki kecerdasarn verbal yang rendah. Hal ini menyimpulkan bahwa risiko kehilangan nutrisi akan lebih besar dibandingkan dengan bahaya kontaminasi.

"Tidak seperti bagian tubuh lainnya, otak manusia terbuat dari lemak. Sehingga otak sangat membutuhkan asupan asam lemak untuk pertumbuhan dan perkembangannya," ujar Profesor Michael Crawford, direktur Institute of Brain Chemistry and Human Nutrition di London Metropolitan University.

Penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut juga menyatakan bahwa kekurangan asam docoheksanoat (DHA) kemungkinan juga berperan dalam perkembangan gangguan perilaku seperti ADHD pada anak-anak.

Selain itu studi yang dilakukan oleh Dr Robert McNamara, dari departemen psikiatri University of Cincinnati College of Medicine menemukan anak laki-laki berusia antara 8-10 tahun yang diberi tambahan DHA menunjukkan peningkatan kemampuan otak untuk lebih fokus terhadap tugas-tugasnya.

Minyak ikan juga telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan lain seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, memerangi kehilangan meori dan juga artritis.

Vaksin Pencegah Kanker Payudara Segera Muncul

Vaksin Pencegah Kanker Payudara Segera Muncul

Irna Gustia - detikHealth

img
Mamografi payudara (telegraph)

Ohio, Ancaman kanker payudara terus menghantui perempuan. Kini mulai ada titik cerah setelah ilmuwan menemukan vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati kanker payudara.


"Semua perempuan di atas usia 40 tahun dapat diberikan vaksin ini untuk mencegah mereka dari kanker payudara," kata Dr Vincent Tuohy yang menciptakan vaksin ini seperti dilansir dari Telegraph, Senin (31/5/2010).

Vaksin ini akan mulai diujicobakan dalam setahun ini. Saat ini penelitian yang dilakukan terhadap tikus sudah memberikan hasil bahwa vaksin ini bisa menghentikan aktivitas tumor baik yang pernah muncul atau pun yang tumor yang sedang menyerang.

Jika ujicoba dalam setahun ini berhasil akan dilakukan uji klinis terhadap perempuan pada tahun depan. Peneliti akan mempersilakan dokter untuk memberikan vaksin pada perempuan berumur 40 tahun, usia ketika risiko kanker payudara mulai meningkat.

Dalam pengujian saat ini, vaksin tersebut sudah bisa menghilangkan 70 persen kanker payudara. Tapi Dr Vincent berjanji akan mengupayakan pembuatan vaksin yang memberikan perlindungan substansial dan menghapus penyakit itu sama sekali.

"Kami benar-benar percaya bahwa vaksin pencegah kanker payudara akan bekerja seperti vaksin pencegah polio," kata Dr Vincent dari Cleveland Clinic di Ohio.

"Kami berusaha untuk memberikan perlindungan substansial dan kami berpendapat kanker payudara adalah penyakit benar-benar bisa dicegah," lanjut sang penemu vaksin itu.

Vaksin ini memakai bahan dasar protein yang disebut alpha-laktoalbumin yang merupakan protein penyebab utama kanker payudara. Bahan dasar protein yang sama diketahui bisa menjadi vaksin terhadap penyakit.

Dalam tes yang dilakukan pada tikus, vaksin ini dapat membebaskan tumor seperti yang dilaporkan dalam jurnal Nature Medicine.

Suntikan vaksin ini akan merangsang sistem kekebalan tubuh, yang akan menghancurkan alpha-laktoalbumin sehingga pembentukan tumor akan berhenti.

Vaksin juga dimanfaatkan sebagai sistem kekebalan tubuh yang bisa mengecilkan tumor yang sudah ada sebelumnya hingga setengahnya.

Peneliti kini sedang mencari cara bagaimana melakukan suntikan dan pemberian dosis yang aman sehingga bisa mengenai target pada sel-sel yang sakit.

Jika penelitian ini berhasil akan memberikan manfaat penting untuk mencegah kanker payudara di masa mendatang.

Yang pasti perempuan juga disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker payudara seperti mengurangi konsumsi alkohol, menjaga berat badan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

Vaksin Pencegah Kanker Payudara Segera Muncul

Vaksin Pencegah Kanker Payudara Segera Muncul

Irna Gustia - detikHealth

img
Mamografi payudara (telegraph)

Ohio, Ancaman kanker payudara terus menghantui perempuan. Kini mulai ada titik cerah setelah ilmuwan menemukan vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati kanker payudara.


"Semua perempuan di atas usia 40 tahun dapat diberikan vaksin ini untuk mencegah mereka dari kanker payudara," kata Dr Vincent Tuohy yang menciptakan vaksin ini seperti dilansir dari Telegraph, Senin (31/5/2010).

Vaksin ini akan mulai diujicobakan dalam setahun ini. Saat ini penelitian yang dilakukan terhadap tikus sudah memberikan hasil bahwa vaksin ini bisa menghentikan aktivitas tumor baik yang pernah muncul atau pun yang tumor yang sedang menyerang.

Jika ujicoba dalam setahun ini berhasil akan dilakukan uji klinis terhadap perempuan pada tahun depan. Peneliti akan mempersilakan dokter untuk memberikan vaksin pada perempuan berumur 40 tahun, usia ketika risiko kanker payudara mulai meningkat.

Dalam pengujian saat ini, vaksin tersebut sudah bisa menghilangkan 70 persen kanker payudara. Tapi Dr Vincent berjanji akan mengupayakan pembuatan vaksin yang memberikan perlindungan substansial dan menghapus penyakit itu sama sekali.

"Kami benar-benar percaya bahwa vaksin pencegah kanker payudara akan bekerja seperti vaksin pencegah polio," kata Dr Vincent dari Cleveland Clinic di Ohio.

"Kami berusaha untuk memberikan perlindungan substansial dan kami berpendapat kanker payudara adalah penyakit benar-benar bisa dicegah," lanjut sang penemu vaksin itu.

Vaksin ini memakai bahan dasar protein yang disebut alpha-laktoalbumin yang merupakan protein penyebab utama kanker payudara. Bahan dasar protein yang sama diketahui bisa menjadi vaksin terhadap penyakit.

Dalam tes yang dilakukan pada tikus, vaksin ini dapat membebaskan tumor seperti yang dilaporkan dalam jurnal Nature Medicine.

Suntikan vaksin ini akan merangsang sistem kekebalan tubuh, yang akan menghancurkan alpha-laktoalbumin sehingga pembentukan tumor akan berhenti.

Vaksin juga dimanfaatkan sebagai sistem kekebalan tubuh yang bisa mengecilkan tumor yang sudah ada sebelumnya hingga setengahnya.

Peneliti kini sedang mencari cara bagaimana melakukan suntikan dan pemberian dosis yang aman sehingga bisa mengenai target pada sel-sel yang sakit.

Jika penelitian ini berhasil akan memberikan manfaat penting untuk mencegah kanker payudara di masa mendatang.

Yang pasti perempuan juga disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker payudara seperti mengurangi konsumsi alkohol, menjaga berat badan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

Saturday, May 29, 2010

Tips Mengukur Kekuatan Memori Otak

Tes untuk Mengukur Kekuatan Memori Otak

Vera Farah Bararah
- detikHealth

img
ilustrasi (Foto: reuters)
Jakarta, Sering lupa meletakkan barang, lupa kata apa yang ingin diucapkan hingga lupa membayar tagihan. Eits, hati-hati mungkin Anda memiliki masalah dengan kemampuan memori di otak. Mari tes memori otak Anda!


Uji memori ini dapat membantu memberikan gambaran yang lebih baik mengenai masalah memori yang dialami. Tes ini hanyalah sebuah tes sederhana mengenai memori.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (29/5/2010), cobalah untuk menjawab pertanyaan berikut:

1. Mengingat tiga kata ini apel, televisi dan domba.
2. Mengingat nama dan alamat ini: Jane Jl. Pegangsaan 5 Jakarta Pusat.
3. Apakah mengalami kesulitan dalam mengingat segala hal yang telah dilakukan selama beberapa minggu terakhir?
4. Apakah sangat sulit untuk mengingat daftar yang harus dilakukan?
5. Apakah mengalami penurunan kemampuan menghitung di kepala?
6. Apakah pernah mengalami lupa membayar tagihan?
7. Apakah kesulitan mengingat nama?
8. Apakah mengalami kesulitan mengenali seseorang yang seharusnya Anda kenali?
9. Apakah mengalami kesulitan menemukan kata yang tepat untuk diucapkan?
10. Apakah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas sederhana, seperti penggunaan microwave atau kompor gas?
11. Apakah mudah lupa ini mengganggu kinerja di tempat kerja?
12. Apakah mudah lupa ini mengganggu kerjaan di rumah?
13. Apakah mudah lupa ini mengganggu kerjaan di dalam kegiatan sosial?
14. Sebutkan tiga nama gubernur di provinsi Anda? (menyebutkan 3 maksimal dapat 3 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
15. Sebutkan lima presiden terakhir? (menyebutkan 5 maksimal dapat 5 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
16. Apa menu makan malam selama dua hari yang lalu? (maksimal 6 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
17. Apa dua film yang terakhir Anda tonton? (maksimal 2 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
18. Tuliskan kembali tiga kata yang ada di awal tes? (maksimal 3 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
19. Tuliskan nama dan alamat yang ada di awal tes? (maksimal 2 poin, jika hanya nama atau alamat yang disebut dapat 1 poin)

Berilah nilai 1 poin setiap jawaban 'tidak' dan tidak mendapat poin jika jawabannya 'Ya'. Untuk pertanyaan no 3-13 (maksimal nilainya 11 poin).

Sedangkan untuk setiap pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan benar atau ragu-ragu berilah nilai 1 poin. Untuk pertanyaan no 14-19 (maksimal nilainya 21 poin).

Hasil tes:
Jika nilai 28-32: memori yang dimiliki masih baik dan di atas rata-rata.
Jika nilai 22-27: memori tidak terlalu buruk, tapi memori bisa ditingkatkan dengan beberapa latihan.
Jika nilai 15-21: memori agak lemah, usahakan untuk melakukan latihan dalam membantu meningkatkan memori.
Jika nilai 0-14: memori lemah, sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan ke ahlinya.

Berbagai faktor bisa menyebabkan masalah pada memori, seperti stres, depresi, kekurangan vitamin dan adanya masalah pada peredaran darah.

Jika penyebab ini bisa ditemukan, maka masalah memori dapat teratasi dan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Tips Membantu Berhenti Merokok

Tips Membantu Berhenti Merokok


Inilah Tips Membantu Berhenti Merokok

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain motivasi dari diri sendiri, perokok yang mau berhenti juga membutuhkan dukungan lingkungan sekitarnya.


Menurut dokter spesialis kedokteran jiwa Rumah Sakit Persahabatan, dr Tribowo T Ginting, dalam kampanye bebas rokok bertema "Break Free" di Jakarta, Rabu (26/5/2010), setidaknya ada lima hal yang dapat dilakukan dalam mendukung perokok yang ingin berhenti.

1. Bersihkan rumah dari atribut-atribut rokok seperti bungkus rokok, asbak, dan korek. Lalu, ajaklah rekan-rekan sesama perokok untuk tidak merokok di depan perokok yang ingin berhenti.

2. Bersabarlah, khususnya dalam 1-2 minggu pertama. "Kemungkinan akan timbul perselisihan dengan perokok yang sedang berusaha berhenti," kata dr Bowo.

3. Berikan banyak pujian dan penghargaan kepada yang hendak berhenti merokok. "Hargai keputusan mereka yang ingin berhenti, rayakan kalau dalam 1-2 minggu mereka berhasil," tambah dr Bowo.

4. Sediakan waktu untuk mendengarkan curahan hati dan perasaan perokok yang berusaha berhenti.

5. Alihkan perhatian perokok dengan menyibukkan mereka seperti mengajak jalan-jalan atau melakukan aktivitas fisik seperti olahraga pada waktu-waktu biasanya dia merokok. "Permen dapat mengalihkan perhatian perokok saat dia enggak tau mau apa, dia makan permen," tambah dokter spesialis jantung, dr Aulia Sani.

6. Yang terpenting, yakinkanlah perokok bahwa mereka mampu berhenti atau mengurangi kebiasaan mengonsumsi nikotin.


Tips Mencegah Komplikasi Ginjal Bagi Penderita Diabetes

5 Cara Cegah Komplikasi Ginjal Bagi
Penderita Diabetes


Vera Farah Bararah - detikHealth

img
(Foto: hubpages)

Jakarta, Penderita diabetes paling mudah mengalami komplikasi berbagai penyakit termasuk ginjal. Penderita yang tidak bisa mengontrol diabetesnya bisa membuat ginjalnya rusak secara perlahan tanpa disadari.


"Penyakit ginjal diabetes pada awalnya tidak memberikan gejala dan sering tidak tersadari oleh pasien. Deteksi dini hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan urin, yaitu ditemukannya protein berlebih dalam urin," ujar dr Aida Lydia, SpPD-KGH dari RS Pondok Indah, seperti dikutip dari Health First, Sabtu (29/5/2010).

Ketika penderita diabetes sudah terkena ginjal, awalnya memang tidak menimbulkan gejala. Tapi jika terus terjadi maka akan timbul keluhan mual, tidak nafsu makan, lemas dan pucat akibat anemia.

Jika kondisi ini terus berlanjut, maka bisa menyebabkan pembengkakan pada tungkai, sesak napas bahkan bisa mengakibatkan kejang atau gangguan kesadaran pada orang tersebut.

"Seiring berjalannya waktu, kerusakan ginjal yang semakin berlanjut bisa mengakibatkan penurunan fungsi ginjal. Selain itu diabetes yang tak terkontrol juga akan menyebabkan gangguan pada berbagai sistem tubuh seperti persarafan berkemih, kondisi ini dapat mengakibatkan infeksi berulang ada saluran kemih," ungkap konsultan ginjal dan hipertensi ini.

Salah satu akibat yang cukup serius adalah terjadinya gagal ginjal yang mengharuskan seseorang melakukan cuci darah (dyalisis) atau transplantasi ginjal.

Walaupun komplikasi ini bisa terjadi kapan saja, tapi kondisi ini bisa dicegah dengan menerapkan diabetes terkontrol, cara yang bisa dilakukan adalah:

  1. Memantau diabetes dengan mengontrol kadar gula darah.
  2. Melakukan diet dengan baik dan mengonsumsi obat untuk diabetes, baik dalam bentuk oral ataupun suntik insulin.
  3. Mengontrol tekanan darah serta kadar lemak dalam darah (kolesterol) dengan baik.
  4. Menghindari obat, jamu atau suplemen tertentu yang dapat mempengaruhi atau memperberat fungsi dari ginjal.
  5. Menjalankan pola hidup sehat dengan tidak merokok serta berolahraga secara teratur.

Namun jika fungsi dari ginjal sudah mulai menurun, sebaiknya mengurangi asupan protein. Tapi diharapkan kecukupan terhadap protein essensial bagi tubuh tetap harus terpenuhi dengan baik.


Sunday, May 16, 2010

Tips Mengatasi Penuaan Dini

Proses Penuaan Bisa Ditunda 20 Tahun

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
ilustrasi (Foto: articlelounge)
Jakarta, Proses anti-aging (anti penuaan) tidak melulu soal kulit yang tidak mudah keriput. Pengobatan anti penuaan saat ini adalah bagaimana membuat hidup lebih baik sehingga peluang hidup seseorang bisa makin panjang. Karena proses penuaan tubuh sebenarnya bisa ditunda 10-20 tahun.


Penundaan proses penuaan ini bisa terjadi jika pengobatan yang dilakukan benar dan ada buktinya. Tapi sayangnya untuk di Indonesia banyak orang mempercayai segala hal yang berhubungan dengan mistis.

Akibatnya, dibandingkan dengan negara lain berdasarkan penelitian tahun 2007 diketahui bahwa angka harapan hidup Indonesia termasuk rendah yaitu hanya 66,7 tahun. Sedangkan Malaysia sebesar 70 tahun, Jepang 80 tahun dan Amerika Serikat sebesar 90 tahun.

"Masyarakat percaya bahwa kelahiran dan kematian sudah digariskan oleh Tuhan, sehingga banyak orang yang menjadi pasrah dan tidak berusaha untuk memperbaiki hidupnya. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi perilakunya," ungkap Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, yang juga menjadi Ketua Program Magister kekhususan Anti-Aging Medicine.

Hal itu diungkapkannya dalam acara simposium nasional PERKAPI (Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia dengan tema Pencegahan dan Penanggulangan Penuaan Dini di Hotel JW Marriot, Jakarta, Sabtu (15/5/2010).

Penuaan adalah suatu proses yang terjadi pada seseorang yang muda menjadi lebih tua. Dalam teorinya proses penuaan terbagi menjadi dua yaitu penuaan akibat kecelakaan (accidental) dan penuaan karena sesuatu yang memang sudah terprogram.

"Hingga saat ini penuaan masih menjadi misteri dan para ahli sedang mencari tahu teori mana yang paling benar," ujar Prof Dr Jahja Kisjanto, PhD, SpPD-KKV.

Prof Jahja menuturkan proses penuaan ini sebenarnya dapat diundur atau ditunggu 10-20 tahun lagi. Meski demikian sebenarnya sejak tahun 1993 sudah dikenal obat anti penuaan (anti aging).

"Pengobatan ini harus dilakukan dengan benar dan ada dasar buktinya (evidence base), sehingga seseorang yang menggunakannya tidak menderita atau merasa kekurangan sesuatu. Tapi justru membuatnya menjadi lebih bugar dan juga meningkatkan usia (lifespan) seseorang," ujar Prof Jahja yang juga ketua PERKAPI.

Pengobatan anti penuaan harus didasarkan pada teori keilmuwan dan juga teknologi medis yang berguna untuk deteksi dini, karena seseorang sebaiknya tidak menunggu hingga menjadi sakit baru diobati.

Terapi ini juga dilakukan untuk pencegahan, pengobatan dan tentu saja segala perubahan yang berhubungan dengan penuaan dan penyakit sehingga bisa memperpanjang usia seseorang dan hidup dengan sehat.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, masyarakat sebaiknya harus lebih teliti dalam memilih pengobatan untuk anti penuaan. Karena tidak semua orang yang mengaku ahli dalam hal anti aging benar-benar memiliki pendidikan atau backgroud anti aging. Ada beberapa orang yang baru mengikuti seminar atau workshop sudah mengaku sebagai spesialis anti aging.

"Jadi sebaiknya masyarakat mencari terlebih dahulu apa latar belakang dari orang tersebut, jangan hanya percaya dengan website atau internet karena semua orang bisa bikin blog. Dan juga jangan menyerap seutuhnya iklan-iklan yang beredar," tutur Prof Dr dr Wimpie.

Semua orang pasti ingin tetap muda dan memiliki harapan hidup yang panjang, sehingga isu mengenai anti penuaan ini akan meningkat dengan cepat.

Tapi sebaiknya masyarakat lebih teliti dalam memilih dan pastikan bahwa pengobatan yang digunakan sudah berdasarkan evidence base dan bukan menggunakan metode yang belum teruji.

Friday, May 14, 2010

10 Penyakit Mematikan yang Ditularkan antar Spesies

10 Penyakit Mematikan yang Ditularkan
antar Spesies


Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
Ilustrasi (Foto: abc.net.au)
Jakarta, Bakteri dan virus merupakan makhluk yang sangat mudah berkembang biak dan penyakit yang disebabkannya sangat mudah menular. Saat ini sejumlah penyakit menular dan mematikan telah berpindah dari hewan ke manusia dan dari manusia ke hewan. Apa saja penyakit yang mematikan itu?


Infeksi silang-spesies dapat berasal dari peternakan atau pasar, dimana kondisi menciptakan pencampuran patogen. Yang memberi patogen kesempatan untuk bertukar gen dan peralatan sampai dengan membunuh inang yang sebelumnya asing.

Penularan juga dapat terjadi dari kegiatan yang tampaknya sepele dan tidak berbahaya, seperti membiarkan monyet naik di atas kepala Anda, yang banyak terjadi di jalanan di Bali.

Mikroba dari dua varietas bahkan dapat berkumpul di usus Anda, membuat beberapa virus berevolusi dan 'menari' untuk mengubah Anda menjadi inang yang menular dan mematikan.

Penyakit menular dari hewan kepada manusia disebut zoonosis. Ada lebih dari tiga lusin penyakit, baik yang ditularkan melalui sentuhan maupun dari hasil gigitan.

Seperti dilansir dari LiveScience, Sabtu (15/5/2010), berikut 10 penyakit mematikan yang menular dari silang-spesies:

1. Pandemik influenza


Wabah flu mematikan seperti flu Spanyol, flu babi atau flu burung telah menyerang di beberapa negara. Potensi pandemi ini sangat mudah menular melalui kontak langsung, sehingga bisa sangat berbahaya.

Antara tahun 1918 dan 1919, flu Spanyol telah membunuh 20 hingga 40 juta orang. Ini benar-benar bencana global. Flu mematikan ini menyerang orang usia 20 sampai 40 tahun, dan menginfeksi 28 persen penduduk Amerika.

Dan akhir-akhir ini juga sedang marak flu babi dan flu burung yang telah menjadi wabah di beberapa negara. Kini, pemerintah lebih siap, secara ilmiah dan logistik untuk mengelola wabah. Namun, tidak ada vaksin untuk melawan flu babi.

2. Pes

Penyakit pes yang lebih dikenal dengan 'Black Death', merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pesti, paling sering dibawa oleh hewan pengerat dan kutu. Pada abad pertengahan, jutaan orang di seluruh Eropa meninggal karena wabah yang diakibatkan oleh kutu tikus yang banyak terdapat di rumah-rumah dan perkantoran.

3. Penyakit karena gigitan

Berbagai penyakit zoonosis diperkirakan meningkat disebabkan oleh gigitan hewan yang membunuh ratusan ribu orang setiap tahun. Nyamuk adalah penyebab utama, seperti demam berdarah dan malaria.

Selain itu juga ada wabah penyakit yang disebabkan oleh gigitan serangga, rabies karena gigitan anjing dan hewan liar lainnya.

4. HIV/AIDS

HIV, virus penyebab AIDS, berasal dari simpanse dan primata lainnya dan diperkirakan manusia pertama terinfeksi setidaknya satu abad lalu. Virus ini merusak sistem kekebalan tubuh, membuka pintu ke inang dari infeksi mematikan atau kanker.

5. Parasit otak yang ditularkan kucing pada manusia


Parasit aneh Toxoplasma gondii menginfeksi otak lebih dari setengah populasi manusia, termasuk sekitar 50 juta orang Amerika. Diperkirakan meningkatkan risiko neurotisisme dan dapat menyebabkan skizofrenia. Penyebab utamanya adalah kucing rumah, yang merupakan mikroba reproduksi secara seksual. Biasanya ini berasal dari kotoran kucing.

6. Manusia memberi kucing bakteri penyebab borok lambung


Kucing telah ditularkan bakteri penyebab tukak lambung, Helicobacter pylori, dari nenek moyang manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Dan menurut para ilmuwan, kini penyakit ini menyebar ke hewan lain seperti singa, zebra, dan harimau.

7. Ebola

Ebola adalah ancaman luas untuk gorila dan simpanse di Afrika Tengah, dan mungkin sudah menyebar ke manusia dari orang-orang yang makan binatang yang terinfeksi.

Sekarang menular dari manusia ke manusia, melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, dan telah membunuh beberapa ratus orang di setiap beberapa wabah pada pertengahan 1970-an.

8. Polio, Frambusia, Antraks

Fabian Leendertz, seorang epidemiologi satwa liar di Robert Koch-Institut dan Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusi di Jerman, mengatakan bahwa simpanse di Taman Nasional Gombe Streaming di Tanzania ditularkan polio dari manusia.

Menurut Leendertz, ada juga kekhawatiran bahwa gorila tertular frambusia, penyakit yang terkait dengan sifilis, tetapi bukan penyakit menular seksual, dari manusia.

Gorila dan simpanse di Afrika Barat telah terbunuh oleh wabah antraks, yang mungkin berasal dari ternak yang digiring oleh manusia, meskipun menurut Leendertz peristiwa ini mungkin disebabkan oleh antraks yang ada secara alami di hutan.

9. Virus manusia membunuh simpanse

Ekowisata memicu wabah penyakit pernapasan antara simpanse Afrika. Human Respiratory Syncytial Virus (HRSV) dan Human Metapneumovirus (HMPV) membunuh bayi manusia di negara-negara berkembang.

Hampir semua manusia punya kontak dengan kuman, meskipun telah dikembangkan antibodi alami yang dirancang untuk melawan kuman. Tapi dalam bukti pertama yang telah dikonfirmasikan tentang penularan virus langsung dari manusia ke kera liar, virus ini membunuh seluruh populasi simpanse di beberapa bagian Afrika Barat pada tahun 1999 dan 2006.

10. Gorila memberi manusia kutu kemaluan 'kepiting'

Manusia mendapat kutu kemaluan dari gorila sekitar 3 juta tahun yang lalu. Penyakit ini menular tidak melalui hubungan seksual dengan gorila, melainkan dengan bermalam atau makan di sarang gorila. Para ilmuwan pada tahun 2007 menamai penyakit 'kepiting'.

Perbedaan Kandungan Gizi Susu Kedelai vs Susu Sapi

Perbedaan Kandungan Gizi Susu
Kedelai vs Susu Sapi


Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
Ilustrasi (Foto: abcnews)

Jakarta, Banyak orang yang beralih ke susu kedelai karena alergi terhadap laktosa, yang merupakan karbohidrat utama dalam susu sapi. Apa saja keunggulan dan kelemahan masing-masing susu ini?

Laktosa, karbohidrat utama dalam susu sapi, akan menyebabkan masalah pencernaan bagi beberapa orang. Orang-orang yang intoleran (tidak toleran) terhadap laktosa disebabkan karena kekurangan enzim laktosa, yang diperlukan untuk memecah laktosa.

Hal ini membuat orang yang intoleran menghasilkan gas, kembung dan diare setelah mengonsumsi beberapa bentuk produk susu sapi.

Susu kedelai adalah pengganti bagi orang-orang yang alergi terhadap susu sapi. Secara teknis, susu kedelai bukanlah susu seperti pada susu sapi, melainkan minuman yang terbuat dari sari kacang kedelai. Susu kedelai juga populer di kalangan vegetarian, karena bahan dasarnya yang berasal dari tumbuhan.

Saat ini, lebih banyak orang yang sengaja memilih susu kedelai ketimbang susu sapi karena manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Tapi manfaat kedelai sampai saat ini masih menjadi perdebatan, meskipun diterima secara umum bahwa susu kedelai mengandung sejumlah besar senyawa yang sangat sehat.

Perdebatan susu kedelai dan susu sapi

Perbedaan utama antara susu kedelai dan susu sapi adalah sumbernya, yaitu tumbuhan dan hewan.

Seperti dilansir dari SteadyHealth, Jumat (14/5/2010), satu cangkir susu kedelai yang tidak difortifikasi (masih murni, belum mengalami pengayaan) mengandung hampir 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,5 gram lemak dan tidak mengandung kolesterol.

Meskipun susu kedelai mengandung vitamin B, tapi susu ini bukan merupakan sumber B12 dan tidak memberikan asupan kalsium yang signifikan.

Sejak susu kedelai dijadikan pengganti susu sapi, produsen telah menawarkan versi susu kedelai yang sudah diperkaya, yaitu dengan kalsium, vitamin E, B12, vitamin D dan nutrisi lainnya.

Sedangkan susu sapi menyediakan karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak. Semua susu sapi mengandung 8 gram protein dan 12 gram karbohidrat per cangkir. Ini juga merupakan sumber yang kaya nutrisi lainnya.

Satu cangkir susu sapi memberikan 30 persen dari kebutuhan kalsium sehari-hari orang dewasa, dan sekitar 50 persen vitamin B12 dan riboflavin. Seringkali diperkaya dengan vitamin D untuk memfasilitasi penyerapan kalsium, dan juga vitamin A. Sehingga susu sapi dianggap sebagai makanan yang lengkap.

Keunggulan susu sapi perah

Susu sapi mengalami proses pasteurisasi, yaitu proses yang mana susu dipanaskan, membunuh bakteri, enzim dan protein yang tak menguntungkan.

Susu sapi kaya dengan enzim dan benar-benar berisi 22 asam amino esensial, termasuk fosfat, yang penting untuk penyerapan kalsium.

Susu sapi mentah atau perahan memiliki banyak manfaat kesehatan dan merupakan sumber kalsium terbaik.

Susu ini merupakan sumber vitamin, khususnya vitamin B12, yang merupakan vitamin penting yang sulit ditemukan dari sumber-sumber non-daging. Dan juga berisi enzim IgG (Immunoglobulin), vitamin A, B, dan C.

Penelitian juga menunjukkan bahwa susu sapi perah juga mengandung enzim dan antibodi yang benar-benar membuat susu kurang rentan terhadap bakteri. Lipase juga hadir yang membantu pencernaan lemak.

Manfaat besar lainnya adalah bahwa susu sapi mengandung CLA (conjugated linoleic acid) atau asam linoleat terkonjugasi, yang telah diamati untuk melawan kanker.

Keunggulan susu kedelai

Manfaat kesehatan dari susu kedelai memang tak terbantahkan. Namun demikian, banyak orang yang peduli tentang perbandingan susu kedelai diukur dengan susu sapi.

Susu kedelai yang tinggi protein, dan karena terbuat dari kacang juga mengandung serat yang jauh lebih tinggi dari susu sapi.

Manfaat terbesar dari susu kedelai adalah isoflavon. Ini adalah bahan kimia mirip yang dengan hormon estrogen. Isoflavon terhubung ke masalah kesehatan dan bertanggung jawab untuk mencegah banyak kanker, penyakit jantung, osteoporosis dan banyak penyakit lainnya.

Susu kedelai tidak bebas lemak. Susu kedelai memiliki 2 persen lemak lebih sedikit dari susu sapi, tapi tidak mengandung kolesterol jahat.

Karena susu kedelai terbuat dari kacang, susu ini berisi sekitar 9 kali lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan susu sapi. Selain itu, susu kedelai memiliki 10 kali lebih banyak asam lemak ketimbang susu sapi, yang merupakan lemak sehat.

Susu kedelai bebas kolesterol. Selain itu, suu kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat LDL, sedangkan susu sapi meningkatkan kadar kolesterol LDL. Susu kedelai juga menyediakan perlindungan tambahan untuk hati dengan phytochemical, yang berlimpah dalam susu kedelai.

Susu kedelai mengandung empat kali lebih banyak jumlah thiamin (vitamin B1) dan hampir dua kali jumlah niasin (vitamin B3) dibandingkan dengan susu sapi. Susu kedelai juga berisi lebih banyak magnesium, tembaga dan mangan dari susu sapi.

Susu kedelai juga mengandung 42 kali jumlah mangan seperti halnya susu sapi. Mangan diperlukan untuk pembentukan tulang. Orang dengan anemia memerlukan mangan untuk penyimpanan besi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang minum dua gelas susu kedelai setiap hari 70 persen lebih rendah terserang kanker prostat. Tidak ada temuan yang sama tentang orang yang minum susu sapi.

Kelemahan susu kedelai

Kelemahan utama dari susu kedelai adalah kurangnya kandungan kalsium, yang hanya sekitar seperempat dari kalsium yang dikandung susu sapi. Banyak produsen susu kedelai menambahkan kalsium untuk produknya, tetapi studi menunjukkan bahwa hal itu tidak sesehat kalsium alami.

Adapun inti sembilan asam amino pada protein yang diperlukan untuk mempertahankan hidup, susu sapi dan susu kedelai mengandung jumlah hampir identik.

Susu sapi memiliki seperlima gram asam amino lebih penting ketimbang susu kedelai. Karena salah satu dari sembilan asam amino esensial adalah metionin, hal ini dapat menjadi kemenangan untuk pecinta susu sapi. Susu sapi mengandung dua kali lebih banyak metionin ketimbang susu kedelai.

Susu kedelai mengandung riboflavin sekitar 60 persen lebih sedikit dari susu sapi. Riboflavin merupakan vitamin penting, tetapi juga banyak ditemukan dalam biji-bijian, ragi gizi, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum. Oleh karena itu, susu sapi bukan sumber yang diperlukan untuk riboflavin bagi orang yang makan diet seimbang.

Wanita yang menderita kanker payudara mungkin harus membatasi asupan protein kedelai, karena beberapa studi telah menunjuk kemungkinan bahaya mengkonsumsi kedelai kelebihan.

Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, menemukan bahwa sperma 41 juta lebih sedikit per mililiter air mani setelah makan hanya satu porsi makanan yang mengandung kedelai setiap dua hari.

Tapi perlu diingat, kedua jenis susu ini tidak diberikan untuk bayi di bawah usia satu tahun. ASI adalah makanan dan minuman bagi bayi, karena semua sumber nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang sudah terkandung dalam ASI.

Tuesday, May 11, 2010

Kanker Payudara Stadium Nol

Mendeteksi Kanker Payudara

Stadium Nol

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Mamografi (Foto: srhs.org)
Jakarta, Kanker payudara merupakan kanker terbanyak kedua yang menyerang perempuan setelah kanker mulut rahim di Indonesia. Sampai sekarang belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga dibutuhkan deteksi dini stadium kanker, yaitu stadium nol dengan menggunakan mamografi.


Penderita pasien payudara setiap tahun semakin meningkat. Berdasarkan data dari International Agencies for Research on Cancer (IARC) tahun 2005, kasus baru di Indonesia sekitar 26 per 100.000 perempuan setiap tahun, dan sebagian besar dalam keadaan stadium lanjut.

Deteksi dini stadium nol dibutuhkan untuk menemukan penderita kanker pada stadium rendah (down staging), sehingga presentase kemungkinan untuk dapat disembuhkan tinggi.

Mamografi merupakan modalitas untuk deteksi dini atau skrining kanker payudara dengan menggunakan sinar X. Alat ini mampu memperlihatkan kelainan pada payudara dalam bentuk yang terkecil hingga kurang dari 5 mm (stadium nol).

Pada stadium nol, mamografi dapat memperlihatkan adanya mikrokalsifikasi, yaitu suatu benjolan yang tidak dapat teraba baik oleh perempuan itu sendiri maupun dokter sekalipun, hingga benjolan tersebut berukuran 1 cm atau lebih.

Stadium nol adalah merupakan stadium pre kanker, dimana massa tumor belum keluar dari kelenjar susu maupun saluran susu (LCIS atau DCIS).

"Bila stadium nol dapat segera dideteksi, maka kemungkinan sembuh masih sangat besar," ujar Dr Sariningsih Hikmawati, Sp.Rad, Staf Medik Fungsional Bidang Radiologi RS Kanker Dharmais, dalam acara penyuluhan awam bertajuk 'Manfaat Pemeriksaan Mamografi' di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Selasa (11/5/2010).

Menurut data Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) tahun 2003, prognosis daya tahan hidup penderita kanker payudara (survival rate) per stadium sebagai berikut:

  1. Stadium 0 (massa tumor belum keluar dari kelenjar susu maupun saluran susu): 10 tahun bertahan hidup 98 persen
  2. Stadium 1 (massa tumor masih terbatas pada payudara): 5 tahun bertahan hidup 85 persen
  3. Stadium 2 (telah ada keterlibatan kelenjar getah bening pada ketiak): 5 tahun bertahan hidup 60-70 persen
  4. Stadium 3 (massa tumor telah menyebar pada otot dan dinding dada atau kelenjar getah bening di atas supraklavikula): 5 tahun bertahan hidup 30-50 persen
  5. Stadium 4 (kanker telah menyebar ke organ lain): 5 tahun bertahan hidup 15 persen

Dr Sari mengatakan, perempuan di atas usia 40 tahun dianjurkan melakukan skrining mamografi setiap 1-3 tahun sekali. Hal ini karena perempuan dengan usia diatas 40 tahun sangat berisiko terkena kanker payudara.

Faktor risiko lainnya pada perempuan antara lain:

  1. Mengalami haid pertama pada usia kurang dari 12 tahun
  2. Berhenti haid (menopause) di atas usia 50 tahun
  3. Tidak mempunyai anak
  4. Kehamilan pertama di atas usia 35 tahun
  5. Menjalani terapi hormonal
  6. Memiliki riwayat tumor jinak sebelumnya
  7. Memiliki riwayat keluarga terkena kanker payudara (faktor keturunan)

Tapi Dr Sari tidak menganjurkan melakukan skrining mamografi pada perempuan dibawah usia 35 tahun atau yang belum menikah. Hal ini karena pada usia tersebut payudara masih dalam keadaan kencang, dan bila dilakukan skrining mamografi tidak bisa menampakkan hasil yang maksimal karena masih tertutup hormon.

Namun, skrining masih tetap bisa dilakukan untuk perempuan usia dibawah 35 tahun, yaitu dengan menggunakan Ultrasonografi (USG). Sayangnya, dengan menggunakan USG kita tidak dapat melihat adanya mikrokalsifikasi atau deteksi stadium nol.

Wednesday, April 21, 2010

Bisakah Kanker Disembuhkan?

Bisakah Kanker Disembuhkan?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: herdaily)

Jakarta, Di banyak negara, kanker merupakan penyebab kematian paling umum setelah stroke. Silang pendapat selalu muncul, apakah kanker benar-benar bisa disembuhkan sampai tuntas.


Seperti dikutip Mayo Clinic, kanker ditandai dengan pertumbuhan tidak normal suatu jaringan. Pembelahan diri pada sel tersebut tidak terkontrol dan mampu masuk sekaligus menyebar ke jaringan lain di seluruh tubuh. Penyebabnya adalah kerusakan atau mutasi DNA.

Sasaran pengobatan yang pertama adalah membunuh atau menyingkirkan sel kanker. Caranya bisa dengan obat, radiasi maupun bedah atau pengangkatan sel kanker.

Sasaran berikutnya adalah membunuh sel kanker yang tersisa. Umumnya dilakukan dengan radiasi, kemoterapi maupun terapi hormon.

Terapi paliatif bisa dianggap sebagai pelengkap, yakni untuk menghilangkan efek samping dari proses pengobatan maupun sel kanker itu sendiri. Tujuannya menghilangkan keluhan-keluhan yang menyertai, sehingga kualitas hidup penderita bisa diperbaiki.

Namun terapi tersebut tidak selalu bisa menjamin penderita kanker akan pulih seperti sedia kala. Pada beberapa kasus, sel kanker muncul lagi meski sebelumnya sudah pernah diangkat.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, bisakah kanker benar-benar disembuhkan?

Beberapa jenis kanker bisa disembuhkan jika terdeteksi sejak stadium awal. Bahkan aktris Rima Melati pernah selamat dari kanker payudara stadium lanjut. Namun ada juga beberapa jenis kanker yang hingga kini memang belum bisa disembuhkan, misalnya leukimia.

Faktor lain yang menentukan kesembuhan adalah penanganan yang tepat serta semangat hidup penderita. Tak jarang penderita kanker ganas sekalipun, mampu bertahan lebih lama dari yang diperkirakan oleh dokter.

Yang jelas ilmu pengetahuan terus berkembang, apa yang semula tidak mungkin suatu saat bisa saja menjadi mungkin. Percaya atau tidak, semangat untuk bertahan akan menjadi kekuatan dalam menghadapi kanker. Seburuk apapun kondisinya, jangan menyerah selagi masih diberi kesempatan.

Ketika seseorang divonis kanker, hidupnya mungkin akan berubah untuk selama sisa hidupnya. Berikut ini beberapa saran bagi yang pertama kali didagnosis mengidap kanker, diutip dari Mayo Clinic, Rabu (21/4/4/2010).

1. Mencari tahu segala hal tentang kanker yang diderita
Catat semua yang ingin diketahui tentang kanker, lalu tanyakan kepada dokter atau pakarnya. Semakin banyak pengetahuan tentang kanker, kepercayaan diri juga akan makin besar ketika harus membuat keputusan soal penanganan penyakit tersebut.

2. Mencari seseorang untuk diajak bicara
Temukan seseorang yang benar-benar bisa dipercaya sebagai tempat untuk berbagi perasaan. Bisa kerabat atau teman dekat, atau sesama penderita kanker. Bisa juga menghubungi komunitas penderita kanker, agar bisa saling memberi dukungan dan saling berbagi dengan sesama penderita.

3. Menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat dan teman-teman.
Orang-orang terdekat adalah pihak yang akan memberi dukungan selama menjalani terapi. Pastikan tetap berhubungan baik dengan mereka, sekecil apapun bentuk dukungannya akan sangat berarti.

4. Merawat diri
Jalani diet yang dianjurkan, perbanyak waktu istirahat serta konsumsi buah dan sayuran untuk menjaga kondisi. Temukan aktivitas untuk meredakan stres, misalnya mendengar musik atau menulis buku harian.

Tuesday, April 20, 2010

ASI Bisa Membunuh Sel Kanker

ASI Bisa Membunuh Sel Kanker

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
(Foto: abc.net)

Jakarta, Makanan bayi Air susu ibu (ASI) mengandung banyak zat yang sangat berguna untuk tubuh. Kini peneliti menemukan salah satu zat yang terkandung di dalam ASI bisa membunuh sel-sel kanker.


Untuk pertama kalinya zat dalam ASI yang dikenal dengan HAMLET telah berhasil diujikan pada manusia. Pasien kanker kandung kemih yang dirawat dengan menggunakan HAMLET telah berhasil mengusir sel-sel kanker mati melalui urin.

Dengan penemuan ini diharapkan dapat meningkatkan harapan agar bisa menjadi obat yang potensial.

Pada percobaan di laboratorium, zat HAMLET di ASI diketahui dapat membunuh 40 jenis sel kanker dengan keuntungan tidak akan merusak sel-sel yang sehat.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Gothenburg dan Lund University di Swedia ini telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLoS One.

Penemuan ini menjadi salah satu terobosan baru yang melibatkan bahan-bahan di dalam ASI untuk manfaat kesehatan.

Sebelumnya, menyusui telah diketahui dapat melindungi tumor di masa kanak-kanak. Minggu lalu peneliti AS juga mengungkapkan bahwa zat asam laurat yang ada di ASI bisa memerangi jerawat dan menghindari efek samping berupa kulit kemerahan.

HAMLET (Human Alpha-lactalbumin Made Lethal to Tumour cells) ditemukan secara tidak sengaja ketika para peneliti sedang menyelidiki sifat anti bakteri yang ada di ASI.

Zat ini terdiri dari protein dan asam lemak yang ditemukan secara alami dalam ASI. Percobaan sebelumnya tidak menguji HAMLET pada pasien dan hanya sebatas laboratorium saja.

"Secara laboratorium zat ini bisa membunuh 40 jenis kanker, dan sekarang para peneliti akan mempelajari pengaruhnya pada kanker kulit, tumor di selaput lendir dan tumor otak," ujar Profesor Roger Karlsson dari University of Gothenburg's department of chemistry, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (21/4/2010).

Meskipun zat ini sudah ditemukan beberapa tahun yang lalu, tapi baru sekarang waktu yang memungkinkan untuk mengujinya pada manusia. Tim peneliti Swedia mengekstraksinya dari ASI lalu mengujinya pada pasien kanker dengan cara disuntikkan langsung ke bagian tumor.

Karya dari Prof Karlson adalah mengkombinasikan bahan kimia dari ASI dengan asam lemak agar menciptakan suatu kondisi yang dapat menirukan keasaman yang ditemukan pada perut bayi sehingga dapat menghasilkan efek membunuh sel kanker.

Peneliti percaya jika zat aktif ini telah terpapar asam lambung dapat menimbulkan efek perlindungan yang sama seperti melawan tumor di masa kanak-kanak. Namun mereka menekankan bahwa pengembangan pengobatan antikanker dengan HAMLET tergantung pada pengubahan zat ini dalam bentuk obat.

Bilang 'Maaf' Bikin Jantung Perempuan Sehat

Bilang 'Maaf' Bikin Jantung

Perempuan Sehat

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
(Foto: gettyimages)

Massachusetts, Mengucapkan 'maaf' mungkin sangat sulit dilakukan banyak orang terutama pria. Tapi ilmuwan membuktikan permintaan maaf yang ditujukan pada seorang perempuan bisa meningkatkan kesehatannya terutama jantung.


Perempuan yang mengalami perlakuan kasar atau menyakitkan dari orang lain bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang dapat memicu risiko serangan jantung atau stroke.

Namun ketika mendengarkan kata 'maaf' dapat menurunkan tekanan darahnya, yaitu tekanan darahnya akan kembali normal sekitar 20 persen lebih cepat.

Sebaliknya tekanan darah laki-laki akan 20 persen lebih lama untuk pulih setelah mendengar permintaan maaf karena mendapat perlakuan tak nyaman. Hal ini menunjukkan seseorang laki-laki cenderung bekerja lebih keras setelah mendengar pengakuan bersalah.

Penelitian ini dilakukan ilmuwan di University of Massachusetts Medical School di Worcester, AS. Peneliti mengukur tekanan diastolik dari 29 laki-laki dan 59 perempuan.

Kedua kelompok secara individu diminta untuk menyelesaikan tes matematika dalam waktu lima menit. Selama mengerjakan tes, partisipan diinterupsi sebanyak tiga kali oleh peneliti sambil marah dan menyuruhnya untuk lebih cepat dalam mengerjakan tugasnya.

Pada akhir tes, para partisipan mengatakan, "Kau jelas tidak cukup baik". Namun, dua menit kemudian peneliti meminta maaf atas kekerasan yang terjadi pada setengah dari partisipan laki-laki dan perempuan.

Partisipan perempuan yang menerima permintaan maaf menjadi lebih cepat tenang, sementara kaum laki-lakinya justru menjadi lebih gelisah.

"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada manfaat potensial bagi kesehatan seseorang perempuan atas permintaan maaf," ujar salah seorang peneliti, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (21/4/2010).

Tekanan darah yang diukur dalam penelitian ini adalah tekanan darah diastolik, yaitu tekanan dalam darah antara detak jantung atau tekanan dalam arteri-arteri ketika jantung istirahat setelah kontraksi. Jika terlalu tinggi dapat meningkatkan kemungkinan stroke atau serangan jantung pada orang tersebut.

Thursday, April 8, 2010

Karbondioksida Tinggi Dalam Darah Bisa Picu Mati Suri

Karbondioksida Tinggi Dalam Darah

Bisa Picu Mati Suri

Vera Farah Bararah - detikHealth

img
(Foto: sciencedaily)
Slovenia, Pengalaman mati suri atau mendekati kematian seringkali dirasakan oleh seseorang yang sedang mengalami koma. Fenomena tersebut kemungkinan disebabkan oleh tingginya kadar karbondioksida.

Pengalaman mendekati kematian (near death experiences/NDEs) biasanya ditandai dengan adanya sensasi perjalanan ke kehidupan di depan mata, perasaan damai dan sukacita serta terjadinya pertemuan yang nyata dengan hal yang mistis.

Studi terbaru mengungkapkan mati suri kemungkinan disebabkan meningkatnya kadar karbondioksida dalam darah orang tersebut. Penelitian dilakukan terhadap 52 pasien yang mengalami serangan jantung. Hasil penelitian dipublikasikan dalam jurnal Critical Care investigated.

Zalika Klemenc Ketis bekerja sama dengan tim peneliti dari University of Maribor, Slovenia untuk menyelidiki dan memeriksa pasien yang melaporkan mengalami pengalaman mendekati kematian.

"Beberapa teori memang menjelaskan mengenai mekanisme mati suri yang ada. Tapi kami menemukan bahwa pasien yang mengalami fenomena tersebut diakibatkan tingkat kadar karbondioksida dalam darah yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pasien lain yang tidak mengalami fenomena tersebut," ujar Zalika Klemenc Ketis, seperti dikutip dari ScienceDaily, Kamis (8/4/2010).

Dari 52 pasien dalam penelitian ini, hanya 11 pasien mengalami fenomena mati suri. Ternyata fenomena ini tidak berkaitan dengan usia pasien, jenis kelamin, pendidikan, keyakinan agama tertentu, perasan takut akan kematian, jangka waktu pemulihan serta obat-obatan yang diberikan selama proses resusitasi. Fenomena ini lebih sering terjadi pada orang yang sebelumnya pernah mengalami mati suri.

"Hasil penelitian memberikan tambahan informasi baru yang penting mengenai fenomena NDE dan hubungannya dengan kadar karbondioksida yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Karena itu penting untuk dilakukan penelitian lebih lanjut," ungkap Klemenc Ketis.

Mati suri terkait dengan pengalaman pribadi atau kematian yang akan datang. Beberapa orang melihat sekilas pengalaman ini sebagai paranormal atau perjalanan spiritual menuju akhirat.

Fenomena ini meliputi fisiologis, psikologis dan juga beberapa hal yang sulit dipahami. Seringkali seseorang yang telah dinyatakan meninggal secara klinis ternyata bisa kembali bangun, inilah yang dinamakan fenomena mati suri.

Sunday, March 14, 2010

Adan Kini Terbebas dari 'Dunia Sepi' Tuna Rungu

Irna Gustia - detikHealth

img
Adan (dok.Pribadi)

Jakarta, Bicaranya masih belum lancar. Kosa katanya belum banyak dan kadang-kadang diucapkan terbalik atau kurang. Adan bocah 9 tahun ini memang sedang dalam proses belajar mendengar, bicara dan berbahasa layaknya anak usia 2 tahun.

Ramdhan Adya Pramana Putra atau Adan terlahir dalam kondisi tidak bisa mendengar atau tuli. Penyebabnya karena terkena virus Rubella. Gara-gara virus ini pula, Adan pernah menjalani operasi jantung.

Bocah lelaki itu terdeteksi tuna rungu pada usia 2 tahun dengan batas ambang tuli 100-110 desibel (dB) pada telinga kanan dan kiri. Sejak dideteksi tuli, Adan menggunakan Alat Bantu Dengar (ABD) model Hearing Aid pocket, ABD analog sampai ABD digital, termasuk Bone Conduction juga pernah dicoba.

Ketika usia sekolah, Adan dimasukkan orangtuanya ke salah satu SLB Tuna Rungu di Jakarta dari TK sampai SD kelas 2. Selama 7 tahun memakai ABD dan sekolah di SLB, perkembangan bahasa dan kognitif Adan agak lambat, walaupun tes IQ menunjukkan angka superior.

Sampai terakhir dia keluar dari SLB untuk operasi Cochlear Implants (CI) atau penanaman di rumah siput telinga bagian dalam pada Juni 2009, Adan hanya menguasai sedikit bahasa isyarat dan kosataka sedikit sekali.

"Saya sebenarnya sadar bahwa ABD kurang membantu anak kami, karena untuk tuli di atas 90 dB sebenarnya sudah tidak efektif karena levelnya hanya membantu deteksi suara saja. Dari sanalah saya mempelajari solusi lain dan menemukan teknologi CI ini," kata sang ayah, Bobby Pramana ketika berbincang dengan detikHealth, Sabtu (13/3/2010).

Orangtua Adan sebenarnya sudah lama ingin melakukan CI namun terbentur hambatan. Orangtua Adan takut terjadi risiko, terlebih Adan pernah dioperasi jantung karena PDA dan mengalami masalah pasca-operasinya. Hambatan kedua, biaya yang cukup besar hingga Rp 300 juta untuk operasi dan alatnya saja, belum termasuk habilitasinya.

"Sambil menabung dan memupuk keberanian, kami tidak hentinya mencari referensi tentang CI dari berbagai sumber. Dari sana kami sudah mengenal beberapa pembuat CI," kata Bobby.

Semua operasi CI secara konsep sama yaitu memberikan kemampuan membedakan (diskriminasi) suara langsung ke saraf di rumah siput karena bulu getar sudah rusak. Walaupun sensasi suara yang dihasilkan masih sepert suara robot, tapi cukuplah bagi anak tuna rungu untuk membedakan suara.

Sampai akhirnya, orangtua Adan mendengar tentang CI IES (I Enjoy Sound) dari Korea. Meski sebelumnya Bobby juga mengaku ragu, apa benar alat ini berfungsi. Sehingga sebelum memutuskan memakai CI, dipelajari semua literatur tentang alat ini dan contoh-contoh hasil yang ada.

CI IES memiliki kelebihan:
  1. Operasi lebih sederhana (transcanal biasa) dan trauma cochlear sangat kecil, yang sangat penting untuk menjaga residu pendengaran.
  2. Operasi tanpa melakukan tindakan khusus di tulang tengkorak dan biasanya butuh waktu kira-kira 1/2 jam - 1 jam, sedangkan alat lain butuh waktu minimal 2 jam.
  3. Biaya alat ini hanya 50 persen dari alat yang sudah ada (sekitar Rp 150 juta untuk alat dan operasi ) dan mappingnya lebih sederhana.
  4. Alat ini bisa memberikan intonasi (biasanya lebih dikenal sebagai suprasegmental) sehingga pada bahasa China dan sekitarnya yang banyak menggunakan intonasi untuk memberi arti yang berbeda keberhasilannya cukup tinggi.

"Kami memilih ini karena melihat Adan yang sudah 9 tahun tapi belum mengenal konsep bahasa dua arah, akhirnya kami memberanikan diri mengimplan anak saya dengan alat ini," katanya.

Bagaimana hasilnya setelah operasi CI?

Dengan usaha keras dan melakukan terapi pasca-operasi dalam 2 bulan Adan sudah bisa mengeluarkan seluruh artikulasi konsonan Bahasa Indonesia yang dulunya sangat-sangat sulit walaupun sudah berusaha keras diajari.

Dari situ, Adan mulai bisa membaca dan kosakatanya berkembang pesat. Saat ini setelah 6 bulan operasi, Adan sudah masuk sekolah umum di SD Islam Mutiara Harapan Bintaro, sebelumnya Adan sudah kenyang dengan pengalaman ditolak oleh sekolah umum. Sekolahnya merupakan sekolah inklusi yang menerima anak berkebutuhan khusus. Adan kembali mengulang ke kelas 1 karena beberapa pertimbangan.

"Saya hanya berharap semoga kemajuan teknologi dapat membantu semakin banyak Anak Tuna Rungu yang bisa kembali mendengar dengan semakin terjangkaunya alat ini," harap Bobby.

Adan melakukan operasi CI di Rumah Sakit THT Proklamasi Jakarta. Untuk proses operasi, setiap kandidat harus melalui pemeriksaan lengkap THT klinis dan audiologi seperti OAE, Tympano, FFT, BERA, ASSR, CT scan dan prosedur pemeriksaan pra operasi standar lainnya. Juga konsultasi dengan psikolog karena CI ini memerlukan komitmen orangtua yang kuat dalam habilitasi pendengarannya.

Setelah operasi dan alat di-switch on (dihidupkan) maka proses habilitasi mendengar dan bicara dimulai. Rata-rata anak-anak membutuhkan waktu 2 - 3 tahun sampai lancar bicara dan membedakan suara.

Proses belajarnya melalui tahapan
1. Sadar akan adanya suara dan deteksi suara (Awareness and Sound Detection)
2. Belajar membedakan suara (Discrimination)
3. Belajar mengenal suara yang berbeda-beda (Identification)
4. Belajar memahami makna suara (Comprehention) sebelum menjadi bahasa

Kini dunia Adan tak sesunyi dulu, bocah yang senang menggambar itu tinggal meneruskan latihannya agar cepat bicara dan mendengar seperti normalnya

Friday, March 12, 2010

Pengalaman Yonas Hilangkan Minus 4

Vera Farah Bararah - detikHealth
img
(dok: pribadi)
Jakarta, Benarkah mata minus bisa dihilangkan? Jika menurut dokter mata minus baru bisa dihilangkan lewat operasi. Tapi Benyamin G Yonas (46 tahun) berhasil lepas dari kacamata minus 4,5 nya dengan mengikuti teknik Bates.

Selain mengikuti panduan menurunkan mata minus dari buku Dr William Bates, Yonas juga mempunyai kemauan dan keyakinan yang kuat. Sehingga ia berhasil lepas dari kacamata minusnya yang telah dipakai selama 26 tahun dengan minus 4,5 dan silinder 2 untuk mata kanan dan kirinya.

Yohanes menerapkan metode Bates dan menjalani pola hidup yang sehat, kini ia bisa melihat dengan jelas tanpa menggunakan bantuan kacamata lagi.

"Dulu setiap kali periksa mata minus saya selalu naik, semua dokter yang saya temui selalu bilang bahwa minus mata saya tidak bisa disembuhkan dan harus menerima nasib. Karena itu lama-lama saya jadi takut sendiri," ujar Yonas, saat dihubungi detikHealth, Jumat (12/3/2010).

Dari mana Yonas tahu metode Bates?

Bermula ketika ia sedang di Singapura sekitar tahun 2002 dan menemukan buku karangan Dr William Bates di salah satu toko buku. Awalnya Yonas mengaku tidak mempercayai hal tersebut karena dokter bilang minusnya tidak bisa disembuhkan. Tapi setelah ia mencoba dan mengalami sendiri bahwa dengan rileks bisa membuat matanya lebih terang, ia mulai mempercayai metode Bates tersebut.

Dr William Bates adalah seorang spesialis mata yang telah meninggal dunia sejak lama tahun 1931. Sang dokter yakin banyak orang yang sebenarnya tidak perlu menggunakan kacamata dengan cara melatih matanya.

Latihan yang dibuat Bates membantu mengatasi ketergantungan seseorang pada kacamata. Dasar dari terapi ini adalah keyakinan bahwa kombinasi dari tubuh, pikiran dan jiwa digunakan untuk melihat. Selain itu makanan, postur tubuh, stres dan kesehatan seseorang juga mempengaruhi penglihatan.

Sejak awal tahun 2003, Yonas mulai serius menerapkan latihan metode Bates dan pola hidup yang sehat. Setelah latihan selama 6 bulan, ia memeriksakan matanya di salah satu optik karena merasa kacamatanya sudah tidak enak untuk dipakai.

"Saya pikir minus saya bertambah lagi, tapi petugas optik bilang kalau minus saya sudah turun menjadi 2,5. Begitu saya coba kacamata dengan minus 2,5, penglihatan saya menjadi terang," ujar Yonas yang kini menetap di Bandung.

Namun waktu yang dibutuhkan untuk mengurangi minus mata berbeda tiap orang, ada yang membutuhkan waktu 6 bulan, 3 bulan atau bagi yang minusnya masih sangat kecil bisa hanya beberapa kali melakukan latihan saja. Ini tergantung dari efektifitas latihan dan pola hidupnya.

Yonas menambahkan selain latihan metode Bates ada beberapa faktor lain yang juga turut mempengaruhi seperti olahraga teratur, menghindari makanan yang mengalami proses dan junk food, banyak mengonsumsi segala jenis sayuran dan buah, minum yang cukup serta banyak melakukan gerakan misalnya jalan-jalan, senam atau aerobik.

"Kekakuan tubuh bisa menjadi penyebab keburaman mata, karena itu fleksibilitas bagus untuk penglihatan. Rata-rata orang yang matanya buram sedikit melakukan gerakan, kalau di kantor jangan duduk saja tapi cobalah jalan-jalan, mengambil barang atau gerak lainnya sehingga tubuh tidak kaku," ungkapnya.

Yonas menuturkan semua hal bisa mempengaruhi penglihatan seseorang mulai dari gaya hidup, makanan, pikiran yang stres, kurang tidur serta kurangnya melakukan rileksasi untuk otaknya.

Faktor lain yang juga menentukan keberhasilan metode Bates adalah tidur lebih awal yaitu usahakan sebelum jam 10 malam dan sering-seringlah melakukan rileks untuk diri sendiri. Karena tanpa dua hal tersebut, keberhasilan dengan metode Bates ini akan sulit dicapai.

"Sumber mata terang adalah pikiran yang sehat dan santai. Selain itu kemauan dan keyakinan juga turut mempengaruhi keberhasilan metode ini," ujar wiraswasta kontraktor dan properti ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...